Dugaan Sarang Prostitusi Apartemen Kaliana Metland Dilindungi Oleh Kepala Bagian Pengamanan
Metland Trans Yogi, Cileungsi – Faktualtimes.com
Sebagaimana diberitakan sebelumnya adanya dugaan prostitusi terselubung di Apartemen Kaliana Metland yang menurut manajemen sulit dibuktikan, membuat wartawan dari beberapa media melakukan penelusuran langsung untuk menemui dan mengklarifikasi kepada Kepala Bagian Pengamanan.
Informasi yang dihimpun menyebutkan praktik tersebut diduga telah berlangsung cukup lama dan memanfaatkan aplikasi komunikasi daring berlogo hijau, yakni MiChat, sebagai sarana menjaring pelanggan.
Sebelumnya Fauzi selaku Tenant Relation (TR) Apartemen Kaliana Metland saat dikonfirmasi pada Senin (23/2/2026) menyatakan bahwa pihak manajemen tidak menutup mata terhadap adanya dugaan praktik tersebut. Namun, ia menyebut pembuktian dan penindakan tidak mudah dilakukan.
“Betul ada dugaan praktik prostitusi terselubung yang menggunakan aplikasi tersebut, namun sulit dibuktikan dan diberantas,” ujarnya.
Awak media yang mencoba menemui Kepala Bagian Pengamanan Jaenudin ke Apartemen Kaliana pada Rabu (25/2/2026) sempat terkecoh, satu anggota Satuan Pengamanan (Satpam) mengatakan sedamg berada di Mal (Metropolitan Mal, Red), namun selang beberapa saat setelah mengetahui kedatangam para awak media untuk mengklarifikasi SOP Pengamanan, justru satu anggota lainnya mengatakan sedang cuti.
Anggota Pengamanan mempersilahkan untuk datang kembali pada Kamis (26/2/2026), namun ketika para awak media kembali akan menemui pukul 15.30 WIB dan melihat awak media datang, Jaenudin segera menaiki motornya dan pergi tergesa-gesa meninggalkan lokasi apartemen.
Salah seorang awak media menghampirinya dan mencoba menyampaikan bahwa akan mengklarifikasi, dan dijawab: “Sebentar dulu, mau patroli, nanti balik lagi.” Setelah beberapa waktu ditunggu tidak juga kembali. Hal ini justru memperkuat dugaan adanya perlindungan dari Kepala Bagian Pengamanan Apartemen Kaliana dalam mengatur keluar masuknya tamu yang akan melakukan transaksi prostitusi. Salah satu PSK yang bertemu di minimart apartemen berinisial S mengaku: “Iya Bang, saya setor 50 ribu per tamu untuk koordinasi pengamanan.”
(Sil)
