BogorHukum

Kapolsek Borgol Terduga Pelaku ke Kantin Seolah Pamer Ke Awak Media Beliau yang Mengamankan

Cileungsi, Bogor – Faktualtimes.com

Pengerebekan yang diduga tempat pengoplosan Gas ElpijiĀ  Bersubsidi terjadi lagi, Selasa (31/3/2026) di Kawasan Kirab Desa Cileungsi Kidul Kecamatan Cileungsi Kabupaten Bogor.

Tim Kepolisian dari Subdit V Ditipiter Bareskrim Mabes Polri telah melakukan pengintaian sejak dini hari dan berhasil melakukan pengerebekan siang hari, dengan menyita Tabung Elpiji 3 Kg, 12 Kg dan 50 Kg, total tabung yang diamankan berjumlah sekitar 500 Tabung.

Diamankan satu orang terduga pelaku berinisial NS guna diperiksa dan diamankan berikut barang bukti (BB) ke Polsek Cileungsi menggunakan 4 kendaraan truk engkel dan 1 kendaraan pick up.

Beberapa wartawan yang mencoba mengkonfirmasi pengerebekan ini sempat dilarang mengambil foto, hal ini sempat menimbulkan ketengangan dan terjadi adu mulut.

Petugas berkilah wartawan menganggu proses penyelisikan dan penyidikan sementara wartawan menyatakan mempunyai hak melakukan pemotretan.

“Saya dari media resmi dilindungi undang-undang, kita kan kemitraan. Saya hanya mau mengkonfirmasi untuk pemberitaan,” jelas Silaen wartawan yang merasa dihalangi tugasnya.

Beberapa saat setelah berdialog, petugas akhirnya mengarakan untuk bertanya kepada pimpinannya dan bisa langsung datang ke Bareskrim DitipiterĀ  Mabes Polri di Lantai 8 Mabes Polri.

Wartawan yang juga sempat mencoba mengkonfirmasi ke Kapolsek Cileungsi Kompol Edison melalui WhatsApp tidak mendapatkan respon, bahkan salah satu wartawan ketika melakukan doorstop sesaat Kapolsek tiba dari Mesjid di depan pintu masuk Mapolsek pun tidak diindahkan.

Terkesan Kapolsek tidak menyukai kehadiran para wartawan. Lucunya Kapolsek sempat berjalan menuju Kantin bersama terduga pelaku NS dengan tangan saling terborgol seolah memamerkan terduga pelaku bahwa ditangkap oleh beliau.

Sejak menjabat Kapolsek memang hubungan dengan wartawan kurang harmonis. Kapolsek yang terkenal suka menyamar ini justru dijuluki omon-omon oleh awak media.

Sampai berita ini ditulispun belum ada konfirmasi dari pihak kepolisian sektor, sementara beberapa wartawan akan mengkonfirmasikan hal ini ke Mabes Polri.

(Red)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Verified by MonsterInsights